Wednesday, January 27, 2010

Calon Pro Aspirasi Disabotaj?

Assalamualaikum dan Salam Sejahtera.

Apa yang dirisaukan selama ini telah pun berlaku semalam. Perang poster dan kain rentang memang benar-benar berlaku kali ini di Kampus Induk USM sepanjang tempoh berkempen bagi memilih kepimpinan baru MPP sidang 2009/10.

Semalam, ia benar-benar menjadi medan perang apabila beberapa helai rentangtelah dikoyakkan begitu juga dengan poster-poster yang dipasang melibatkan calon-calon yang pro aspirasi. Soalnya, siapakah yang begitu tergamak melakukan provokasi tersebut?




Kain rentang calon yang dipasang di hentian bas berhadapan Pusat Budaya yang telah direnyukkan. Siapa punya angkara?


Kain rentang calon yang pro aspirasi universiti, Saudara Kelvin telah dikoyakkan dengan menggunakan alat tajam. Sebahagian daripada kain rentang tersebut telah hilang.


Jika dilihat kepada kedudukan semasa, calon-calon Pro Mahasiswa jelas sekali cukup tertekan khususnya bagi calon konstituensi umum mereka kerana dihimpit dengan pelbagai hujah daripada pihak pro aspirasi sewaktu sesi rapat umum semalam.

Selain itu, kedudukan mereka juga jauh tertinggal selepas gagal menghantar wakil bagi kebanyakan kerusi pusat pengajian sekali gus memberikan kemenangan mudah kepada calon yang pro aspirasi universiti.

Selesai proses penamaan calon pada hari Isnin lalu, calon-calon yang pro aspirasi universiti telah pun menang di 11 pusat pengajian termasuk 7 di Kampus Kejuruteraan, sekali gus membolehkan 24 daripada 39 kerusi dikuasai oleh pro aspirasi sebelum sesi pemilihan diadakan pada 28hb Januari ini (esok).



Kain rentang calon pro aspirasi universiti, Saudara Abel Benjamin turut menjadi mangsa. Kain rentang ini dipasang berhadapan Pusat Pengajian Fizik tidak jauh dari lokasi markas Pro-Mahasiswa di Pusat Pengajian Teknologi Industri.


Sementara itu, bagi kerusi umum pula, Pro-Mahasiswa hanya menghantar lima wakil untuk bertanding di enam buah kerusi yang diperuntukkan. Persatuan Mahasiswa Islam dilihat mendominasi kem Pro-Mahasiswa apabila menghantar 3 orang calon wanitanya bagi kerusi umum bagi menentang calon-calon yang pro aspirasi universiti.

Berdasarkan kedudukan ini, maka jelas sekali Pro-Mahasiswa yang ditunjangi SPF dan PMI cukup tertekan bagi menghadapi kempen kali ini. Aspirasi Corner bukanlah hendak mempertikaikan strategi mereka kerana bagi sesetengah orang, mengoyak banner juga adalah strategi kempen, namun ia seharusnya tidak berlaku di sini.



Kain rentang calon pilihan yang pro aspirasi universiti, Saudara Kelvin paling banyak dikoyakkan. Adakah wujud dendam yang mendalam terhadap calon ini daripada pihak tertentu? Jika ditelitikan, modus operandi 'mereka' hampir sama iaitu mensasarkan calon-calon yang dilihat mampu menggugat calon pelajar SPF dari Pro-Mahasiswa.


Pada kami, ia hanya dilakukan oleh pihak yang tertekan. Adalah mustahil atau tak masuk akal untuk mendakwa pro aspirasi yang melakukan provokasi tersebut. Kebanyakan banner yang dikoyakkan melibatkan calon Cina yang pro aspirasi universiti. Jadi, siapakah yang berdendam kepada mereka ini? Mungkin SPF? Selama ini pun, SPF yang paling agresif berkempen. Tidak mustahil jika juga ia dilakukan oleh mereka.

Harapan kami, PMI bolehlah menasihati ‘sahabat’ mereka supaya mengamalkan nilai-nilai yang murni sewaktu berkempen, insya-Allah.


16 comments:

  1. ada photo banner dikoyakkan, tapi mana ada bukti yang ditunjukkan dikoyakkan oleh orang pro-mahasiswa ? Tunjukkanlah bukti anda...

    ReplyDelete
  2. Please think before you post any allegations. You say it is impossible or does not make any sense that pro-aspirasi can do this to their own banners.

    Let me explain it to you so that it makes perfect sense. You do have the motive to slash your own banners; so that you can do what you are doing now, which is to accuse the opposition that they are the ones doing the slashing. You try to get the public to give you their sympathy, making yourselves out to be the victims while the opposition is the big bad guy with the parang, terrorising your banners.

    If you'd still like to make accusations or allegations that SPF is the one that are slashing your precious banners, by all means you are free to do so but please do it with proof. Otherwise, I can start accusing Aspirasi of stealing my lunch money two days ago while I was in Subaidah.

    I also don't get your argument that because the banners being torn are those Chinese candidates from Aspirasi, it means that SPF is the ones doing it. How in the world did you come up with that conclusion?

    And just because we are aggressive in campaigning, you say it is possible we are the ones doing it. That's a pretty broad generalization. Just because we are passionate about something doesn't mean we would stoop to dirty tactics. By your logic, just because I'm desperate for money, that means I'd go and rob a bank.

    You should listen to your own advice and practice your 'nilai-nilai murni' during campaigning, which I found to be extremely lacking during the rapat umum.

    ReplyDelete
  3. Please think before you post any allegations. You say it is impossible or does not make any sense that pro-aspirasi can do this to their own banners.

    Let me explain it to you so that it makes perfect sense. You do have the motive to slash your own banners; so that you can do what you are doing now, which is to accuse the opposition that they are the ones doing the slashing. You try to get the public to give you their sympathy, making yourselves out to be the victims while the opposition is the big bad guy with the parang, terrorising your banners.

    If you'd still like to make accusations or allegations that SPF is the one that are slashing your precious banners, by all means you are free to do so but please do it with proof. Otherwise, I can start accusing Aspirasi of stealing my lunch money two days ago while I was in Subaidah.

    I also don't get your argument that because the banners being torn are those Chinese candidates from Aspirasi, it means that SPF is the ones doing it. How in the world did you come up with that conclusion?

    And just because we are aggressive in campaigning, you say it is possible we are the ones doing it. That's a pretty broad generalization. Just because we are passionate about something doesn't mean we would stoop to dirty tactics. By your logic, just because I'm desperate for money, that means I'd go and rob a bank.

    You should listen to your own advice and practice your 'nilai-nilai murni' during campaigning, which I found to be extremely lacking during the rapat umum.

    ReplyDelete
  4. Please think before you post any allegations. You say it is impossible or does not make any sense that pro-aspirasi can do this to their own banners.

    Let me explain it to you so that it makes perfect sense. You do have the motive to slash your own banners; so that you can do what you are doing now, which is to accuse the opposition that they are the ones doing the slashing. You try to get the public to give you their sympathy, making yourselves out to be the victims while the opposition is the big bad guy with the parang, terrorising your banners.

    If you'd still like to make accusations or allegations that SPF is the one that are slashing your precious banners, by all means you are free to do so but please do it with proof. Otherwise, I can start accusing Aspirasi of stealing my lunch money two days ago while I was in Subaidah.

    I also don't get your argument that because the banners being torn are those Chinese candidates from Aspirasi, it means that SPF is the ones doing it. How in the world did you come up with that conclusion?

    And just because we are aggressive in campaigning, you say it is possible we are the ones doing it. That's a pretty broad generalization. Just because we are passionate about something doesn't mean we would stoop to dirty tactics. By your logic, just because I'm desperate for money, that means I'd go and rob a bank.

    You should listen to your own advice and practice your 'nilai-nilai murni' during campaigning, which I found to be extremely lacking during the rapat umum.

    ReplyDelete
  5. pergilah report kat polis kalau bukan dibuat oleh orang sendiri untuk fitnah orang lain!

    ReplyDelete
  6. Segala perbuatan ada balasannya, biar tuhan yang tentukan. Tetapi jangan menuduh sesiapa tanpa bukti, ini juga adalah dosa yang boleh dibawa ke neraka. Kepada pensabotaj( tidak dikenal pasti orangnya), jadi lelaki sebenar dan bukan buat kerja yang terkutuk ini !

    ReplyDelete
  7. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

    Astaghfirullah..buat aspirasi dan semua konco-konconya..walaupun pelbagai perkara telah aspirasi lakukan pada pro mahasiswa dll..
    kami di sini masih terus bersabar kerana kami yakin Allah bersama-sama kami..

    di sini, ana ingin memberi nasihat..jika berkempen, kempenlah dengan bersih..buanglah niat ingin menjatuhkan, mengaibkan, menganiaya org/pihak lain..ana tegur ini bukan untuk mengutuk dsbgnya pd pihak aspirasi..tapi atas satu sebab iaitu satu akidah yg sama..

    ketahuilah, kita semua kelak akan berkumpul di padang mahsyar..dengan membawa amalan masing2..
    sanggupkah kita memikul beban dosa menganiaya org lain yg sgt besar, hitam dan berat di hadapan Allah kelak..??

    1 persoalan ingin ana timbulkan..yakinkah kalian semua akan perjumpaan dengan Allah kelak?Ana ulang..YAKINKAAAAH?? Jika kalian yakin, sudah pasti tidak tercetus segala perkara yang negatif semasa berkempen, rapat umum dsbgnya..

    Wahai saudaraku yg ana kasihi kerana Allah SWT..jangan sampai dirimu menjadi fitnah kepada Islam yg indah ini pada agama lain..jangan sampai insan beragama lain memandang serong pada islam..tu saja pesan ana..kerana ana khuatir jika ada insan yg menyalah tafsirkan apa itu islam dan terus melihat pd kalian..ana tidak maksudkan semuanya..tapi kebanyakan..jika ada yg sedikit itu, tentunya tidak faham apakah perjuangan sebenar yg kalian bawa..jika mereka faham, tentunya mereka tdk bersama2 kalian ataupun ingin berdakwah pd kalian..

    wahai saudara-saudaraku seislam sekalian, ana telah terlepas tanggungjawab ana dalam menasihati kalian..terpulanglah pada kalian untuk menilainya..semoga Allah beri petunjukNya pada kalian..wallahu'alam

    semoga Allah meredhai~

    ReplyDelete
  8. bodoh ke ape yg komen kat ats tu..kalau ada bukti gambar setel dah la kes ni..tak kan la pulak nak p dok tunggu penjenayah buat jenayah, amik gambaq suma..baik p cegah terus, halang depa.

    ni sekoq lg puak SPF ni. dah terang2 entri ni tak tuduh sapa2, yg dok terasa sgt tu apahal? sah2 sendiri yg buat la ni..makan cili sendiri rasa pedas la bai

    ReplyDelete
  9. geng searas,

    kau memang pandai eh? damn rocket scientist la you. according to your logic, if i take a photo of myself with a knife wound on my hand, i can say that you were the one that cut me, even if i was the one that cut myself. tell me, who's the bodoh one? somebody please give this guy a star for stupidity.

    terang2 entri ni tak tudah sapa2? in case your failing eyesight prevented you from reading the original post, i'll quote it here for you.

    "bla bla bla...siapakah yang berdendam kepada mereka ini? Mungkinkah SPF? bla bla bla..tidak mustahil jika juga ia dilakukan oleh mereka"

    i rest my case.

    ReplyDelete
  10. salam......... kepada pihak yang menasihati pihak aspirasi sila nasihati juga pihak di belah prom kerana pihak saner juga ader melakukan kesalahan ........ sayer juga ingin bertanya adekah anda yakin perjuangan yang anda lakukan itu berada dilandasan yang benar tak perlu lar nak persoalkan perjuangan orang lain kerana jika kita tidak pasti same ader perjuangan kita berda dilandasan yang benar atau tidak

    ReplyDelete
  11. Astgfirullah, semoga Allah beri hidayahNya pd bdk2 aspirasi nih.. mmg pandai putar2 belit cerita sbenar.. bab putar belit bagi kat depa ja! SERIUS!

    ReplyDelete
  12. ORG yg mberi nasihat dianggap bodoh? Semoga Allah buka hijab di hatimu, shabat. terpulang bgmana anda tafsirkan sgla nasihat dia ats krana bgmana anda mntafsirkannya, sgalanya brgantung pd hati anda.. jika kotor hati itu, kotorlah cara ia mnilai sesuatu. jika baik hati itu, baiklah sluruh anggota, jika buruk hati itu, buruklah smua anggota..

    ReplyDelete
  13. apakah dasar pjuangan aspirasi? jangan sekadar mncedok di permukaan shj tnpa mmhami apekah yg trkandung di dasarnya~

    ReplyDelete
  14. pro-aspirasi sgt2 lack of nilai murni saat rapat umum

    ReplyDelete
  15. aspirasi macam beruk berjoget masa rapat umum

    ReplyDelete